apa kau percaya, bahwa alkohol yang biasa kau minum bisa membawakan sebuah keindahan? aku percaya. aku telah banyak mendapat keindahan yang diberikan alkohol. dari minuman yang tak dijual di toko jamu, sampai minuman yang dapat kita beli dengan uang sepuluh ribu.
apa kau juga percaya bahwa benda yang kau hisap dan mengepulkan asap bisa membuatmu tenang? aku percaya. karena setiap kuhisap, benda itu menempelkan suatu zat yang memberikan efek tenang kedalam otakku, sekaligus memberikan suatu penyakit kedalam paru paruku.
apa kau percaya bahwa kedua benda itu sangatlah berarti bagimu? ya, tentu saja aku percaya. kedua benda itu telah membuat banyak kenangan dalam diriku, baik yang buruk, maupun yang lebih buruk. aku tak peduli.
namun, apa yang kau rasakan ketika tiba-tiba kau ingin berhenti mengkonsumsinya? aku tidak ingin tahu, belum kepingin, mungkin.
dan malam ini, aku merindukannya.
botol ramping berisikan vodka, sampai harum ganja yang tak mengenal dosa.
apa kau juga akan percaya bahwa Tuhan akan mengabulkan permintaanku apabila aku berdoa, "Tuhan, aku ingin merasakan ketenangan serta keindahan. tapi melalui hal yang biasa kulakukan. tolonglah," mungkinkah Ia mengabulkannya?
mungkin saja, karena banyak orang berkata bahwa Tuhan selalu mengabulkan doa setiap hambanya. itu yang kutahu.
dan yang kulakukan sekarang hanyalah tertawa, karena membayangkan asap ganja melayang didepan mata.
mungkin aku sedang bermimpi, mungkin.
apa kau juga percaya pada ceritaku?
12 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

taik lu njing
BalasHapus